By:
A. Midya’udin. S.AgSenin, 19 September 2011
By:
A. Midya’udin. S.Ag
“Maka orang-orang yang beriman kepadanya.
memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan
kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung.”
(Qs. Al-A’raf :157)
Setiap tahun, peringatan Maulid Nabi Muhammad saw
Diperingati oleh hampir seluruh kaum
Muslimin di belahan bumi. Kegiatan ini sudah berkembang sejak ratusan
tahun
Silam. Benarkah ini tradisi Islam ?
Diantara Hari
Besar Islam yang nyaris dirayakan setiap tahun oleh kaum Muslimin adalah
perayaan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. Perayaan yang digelar setiap
tanggal 12 Rabiul awal ini, pertama kali diperkenalkan oleh penguasa Dinasti Fatimiyah (909 – 117). Kala itu
, peringatan Maulid Nabi masih taraf uji coba.
Pada dekade berikutnya, kegiatan itu
berubah menjadi perayaan besar yang diselenggarakan hampir di setiap kawasan
Islam. Pelopornya, Abu Sa’id al-Kokburi,
Gubernur wilayah Irbil
pada masa pemerintahan Sultan
Shalahuddin al Ayyubi. Tujuan utamanya untuk memperkokoh semangat keagamaan
umat Islam yang sedang menghadapi ancaman serangan tentara Salib. Gagasan
Al-Kokburi sangat efektif. Dengan memutar kembali sejarah perjuangan
Rosulullah, semangat mereka bangkit sehingga mampu memukul mundur pasukan
Salib.
Al-Suyuthi, seorang Ulama madzhab Syafi’I, mendukung perayaan ini.
Dalam kitab Husnu al-Maqsid fi ‘amal
al-Maulid, ia mengatakan bahwa kegiatan seperti ini mengandung kebaikan
karena mengagungkan Nabi saw. Sebagaimana Allah telah memerintahkan kepada
beliau untuk mengagungkannya . Firman :
“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi[1229].
Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah
salam penghormatan kepadanya”
(QS. Al-Ahzab:56)
SabdaRosulullahsaw: “Tidak
sempurna iman seseorang diantara kamu, sehingga aku lebih dicintai daripada
anak, orang tua, dan umat manusia seluruhnya,”(HR. Muslim)
Para shahabat telah memberikan contoh konkret seberapa
besarnya dan bagaimana memberikan cinta kepada Rosulullah saw. Pada suatu
kesempatan , Umar bin Khatab berkata kepada Rosulullah :”Wahai Rosulullah, demi
Allah engkau lebih saya cintai daripada segala sesuatu kecuali diri saya”.
Rosulullah menjawab:”Tidak!’Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, hingga
engkau mencintaiku melebihi cintamu kepada dirimu sendiri.” Umar menjawab
:”Mulai saat ini, Demi Allah, engkau lebih aku cintai lebih aku mencintai
diriku sendiri.” Jawab Rusulullah:”Sekarang(baru benar) wahai Umar,”(HR. Bukhori)
Pendapat
As-Suyuthi ini diamini oleh Ibnu Hajar al-Haitami dan Abu Samah, menurut kedua fuqoha ini
peringatan Maulid Nabi merupakan perbuatanm baru yang paling terpuji, syaratnya,
asal disertai dengan kegiatan kemasyarakatan yang baik seperti shadaqah, infaq,
ceramah, serta kegiatan lainnya yang bernilai ‘ibadah.
Namun, ada juga yang menolak perayaan
Maulid ini, antara lain al-Fakihin.
Secara eksplisit dalam kitabnya al-Maurid fi Kalam al-Maulid, pengikut
madzhab Maliki ini menegaskan, tidak ada landasan yang bisa dijadikan dalil
untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Pendapatnya ini dilandaskan hadits
Rosulullah,”Setiap yang baru (yang tidak ada dalam al-Qur’an dan al-Hadist)
adalah bid’ah. Setiap bid’ah itu sesat. Setiap sesat berada dalam neraka”. Ibnu al-Hajj mendukung pendapat ini,
dalam kitabnya al-Madkhal, ia mengecam kegiatan ini, menurutnya , sering
melibatkan aktivitas hiburan, dan tidak lagi berfungsi sebagai media untuk
mengagungkan Rosulullah, tetapi menjadi media melakukan perbuatan maksiat.
Kedua pandangan ini sebenarnya memiliki
titik temu. Karena yang menjadi masalah adalah muatan dari kegiatan itu
sendiri, apakah diisi dengan kegiatan ‘ibadah atau justru mengelar
kegiatan-kegiatan bid’ah sehingga menghilangkan esensi luhur peringatan yang
sebenarnya. Di Indonesia, umumnya yang tidak sependapat dengan kegiatan ini
mengarahkan kritikan mereka tentang tradisi membaca tiga kitab maulid, yang
dilakukan kalangan pesantren, yaitu kitab al-Barjanzi,
al-Diba’I, al-Burdah. Kitab yang dipakai dalam kajian ini umumnya adalah Madarij al-Su’ud ila Iktisab al-Burud,
karangan Muhammad ibnu Umar Al-Bantani.
Alasan mereka membaca kitab-kitab tersebut karena melanggar batas pujian yang
telah ditentukan syari’ah, menurut mereka, materi pujian yang ada dalam kitab
tersebut menggambarkan Nabi sebagai pemberi syafa’at, ampunan, dan keselamatan.
Perbuatan itu termasuk syirik karena menempatkan Nabi sebagai pemberi syafa’at,
keselamatan, dan ampunan, yang mestinya hak mutlak Allah semata.
.
Pujian yang terangkum dalam kitab maulid
itu, walaupun disajikan dengan ungkapan bahasa yang dipenuhi metafor dan
simbol, tetapi tidak sampai mengangkat derajat kemanusiaan Nabi Muhammad saw
sampai ke tingkat Tuhan. Bahkan Al-Busairi,
pengarang al-Burdah sendiri,
mengecam mereka yang memuji Nabi sampai menghilangkan dimensi kemanusiaan-nya.
Ia mengutip hadits Rosulullah yang berbunyi :
“Janganlah engkau memberikan pujian padaku
sampai melewati batas, sebagaimana pujian yang diberikan orang Nasrani kepada
Isa”
Pendek kata, para Ulama mengkritik perayaan
maulid, pada umumnya keberatan dengan aktivitas hiburan yang sering menyertai
kegiatan tersebut, seperti pasar malam, panggung gembira, pemutaran filem,
gelar wayang, pertandingan olah raga, memandikan benda-benda pusaka, dan
seabrek atraksi hiburan lainnya yang mencampur adukan antara pria dan wanita.
Kegiatan-kegiatan seperti itulah yang
menyebabkan ulama seperti Ibnu al-Hajj
dan kawan-kawan mengecam peringatan Maulid. Seandainya acara itu tidak disertai
dengan unsur hiburan yang bisa menghilangan substansi dan tujuan utamanya itu
sendiri, mereka tidak mempermasalahkan.
Akhirnya, segala pro dan kotra tersebut bisa
dikompromikan. Peringatan maulid boleh-boleh saja dilaksanakan dengan tujuan
merefleksikan kembali kehidupan Rosulullah secara benar dan tidak mengenggapnya
sebagai bid’ah yang dilarang agama, disamping itu acara tersebut
diselenggarakan hendaklah bersih dari segala unsur hiburan berbau syirik dan
maksiat, yang bisa mengubah maksud dan tujuan perigatan itu sendiri. Wallahu
A’lam….
By: Ahmad Midya’udin.S.Ag
“ Hai orang-orang
yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri
kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat
keberuntungan.” (Q.S. Al-Maidah :35)
Adalah
suatu fatwa yang menghebohkan dunia Islam dari Ibnu Taimiyah (661H) dan
Muhammad bin Abdul Wahab (1702M-1787M) ialah menghukum kafir atau syirik bagi
yang mendoa dengan bertawassul, padahal mendoa dengan bertawassul itu sudah
dikerjakan oleh dunia Islam sejak abad permulaan Islam, sedari zaman Nabi ,
zaman Shahabat, dan Thabi’in.
Marilah kita
tinjau masalah ini dengan tenang dan ilmiah. “Tawassul “, artinya mengerjakan
sesuatu amal yang dapat mendekatkan diri kepada Tuhan. Di dalam Al-qur’an ada
tersebut perkataan “Wasilah” dalam dua tempat :
1.
Pada surat
al-Maidah ayat 35 tersebut di atas.
“Hai
orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang
mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat
keberuntungan.”
Di dalam surat ini ada 3 hukum yang dikeluarkan :
a.
Kita wajib patuh(ta’at) kepada Tuhan
b.
Kita disuruh mencari jalan yang mendekatkan diri kepada
Tuhan
c.
Kita disuruh berjuang di jalan Allah.
2.
Pada surah Isra’ :
“
orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan
mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan
rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; Sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang
(harus) ditakuti.” (Q.S.al-Isra’:57)
Demikian arti wasilah dalam al-qur’an.
Maka mendoa dengan bertawassul ialah
mendo’a kepada Tuhan, sekali lagi kepada
Tuhan dengan wasilah yaitu memperingatkan sesuatu yang dikasihi Allah.
Sekarang
marilah kta simak dalil-dalil yang menunjukkan (membolehkan) kita untuk berdoa
dengan bertawasul berdasarkan dalil-dalil dari al-qur’an maupun hadits shahih.
Daalil ke 1
64. dan Kami tidak mengutus
seseorang Rasul melainkan untuk ditaati dengan seizin Allah. Sesungguhnya
Jikalau mereka ketika Menganiaya dirinya datang kepadamu, lalu memohon ampun
kepada Allah, dan Rasulpun memohonkan ampun untuk mereka, tentulah mereka mendapati
Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
Dengan perkataan lain ayat ini dapat
diartikan, bahwa setiap orang yg telah berbuat dosa, kalo mereka datang kepada
Nabi Muhammad Saw (pada ketika beliau hidup atau sudah wafat) dan minta ampun
kepada Allah dihadapan Nabi dan Nabi memintakan ampun pula untuk orang itu ,
niscahya permohonannya dikabulkan Tuhan.
Dalil ke 2:
Artinya : “ Dari shahabat Nabi Anas (bin
Malik) , bahwasanya Saidina Umar Rda. Adalah apabila kemarau , beliau minta
hujan dengan Abbas bin Abdul Muthalib( paman Nabi), Umar berkata dalam doanya :
Ya Allah, bahwasanya kami telah bertawasul kepada Engkau dengan Nabi kami ,
maka Engkau turunkan hujan , dan sekarang kami tawasul kepada Engkau dengan
paman Nabi kami , mak turunkanlah hujan”. (Shahih Bukhori jilid I, halaman 128
dlm kitab Fathul barri (syarah Bukhori)pada jilid III, halaman 150).
Dalil ke 3:
Artinya :” Dari utsman bin Hunaif,
bahwasanya seorang laki-laki cacat buta datang kepada Nabi Muhammad Saw. Maka
ia berkata: Hai Rosulullah, tolong mintakan kepada Tuhan agar ia menyehatkan
saya, maka Nabi menjawab : Kalu engkau suka boleh mendoa, kalau engkau suka
boleh bersabar dan itulah yang terbaik. Orang itu mendesak supaya dido’akan,
lalu Nabi menyuruh ia berwudlu dengan baik dan mendoa denga doa ini : “Ya Allah
saya mohon kepada Engkau dan saya menghadap kepada Engkau dengan Nabi Engkau, Muhammad Saw, Nabi rahmat
(Hai Muhammad) saya menghadap dengan engkau kepada Tuhanku untuk supaya ia menerima
permohonanku, Ya, Allah berilah Syafa’at bveliau pada saya”. (H.R. Tirmidzi dan
Ibnu Majah-Shahih Tirmidzi XIII, halaman 80-81-Sunan Ibnu Majah I, halaman
418-419)
Dalil ke 4:
“Barangsiapa menziarahi makam saya, ia
pasti mendapat syafa’at saya “
(Hadist riwayat Imam Daruquthni)
Dalil ke 5:
Artinya : “Ketika Fatimah
binti Asad meninggal dunia, Rosulullah masuk ke tempatnya, lalu duduk di
samping kepalanya dan bersabda :” Semoga Allah merahmatimu, wahai ibu setelah
ibuku”. Kemudian beliau memanggil Usamah bin Zaid, Abu Ayyub dan Umar bin Khattabserta
budak hitam untuk menggaali tanah bagi makamnya , ketika mereka telah menggali
sampai batasnya, Rosulullah menggali lahatnya, dan beliau mengeluarkan tanah
dengan tangannya sendiri lalu beliau
berbaring dikuburnbya dan berdoa:” Tuhan
yang menghidupkan dan mematikan, dan Dia sendiri hidup, tiada akan mati. Ya
Allah, ampunilah ibuku, Fatimah binti Asad dnl luaskanlah tempatnya dengan
perantara Nabi-Mu dan Nabi-Nabi sebelum aku”.(H.R. Thabrany / Kasyf
al-Irtiyab, hal.312, nukilan dari Khulashah al Kalam)
Dalil ke 6:
Sayyidus Syuhada, Husein bin Ali, dalam do’a Arafah-nya berkata : “ Ya Allah, aku
menghadap kepada-Mu saat ini, saat yang telah Engkau agungkan, dengan perantara
Muhammad Nabi-Mu dan utusan-Mu serta makhluk-Mu yang terbaik…” (Mafatih al
Jinan, do’a Arafah)
Dalil ke 7:
Sabda Rosulullah: “"Jika
kalian mendengar muadzin maka ucapkanlah seperti apa yang ia ucapkan, kemudian
bershalawatlah untukku. Karena se-sungguhnya barangsiapa yang bershalawat
untukku satu kali, Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Kemudian
mohonkanlah kepada Allah wasilah untukku. Sesungguhnya ia ada-lah suatu tempat
(derajat) di Surga. Ia tidak pantas kecuali untuk seorang hamba dari
hamba-hamba Allah. Aku berharap bahwa hamba itu adalah aku. Barangsiapa memintakan
wasilah untukku, maka ia berhak menerima syafa'atku." (HR. Muslim)
Dalil ke 8 :
"Ya
Allah, Tuhan yang memiliki seruan yang sempurna ini. Dan shalat yang akan
didirikan. Berikanlah untuk Muhammad wasilah (derajat) dan keutamaan. Dan
tempatkanlah ia di tempat terpuji sebagaimana yang telah Engkau janjikan."
(HR. Al-Bukhari)
Dalil ke 9:
Sabda Rosulullah :"Setiap do'a akan
terhalang, sehingga disertai bacaan shalawat untuk Nabi Shallallaahu 'alaihi wa
Salam ." (HR. AI-Baihaqi, hadits hasan)
Dalil ke 10:
Dengan penjelasan2 di atas kiranya
cukuplah untuk kita fahami tentang tawassul meski sebenarnya masih banyak
riwayat-riwayat hadist tentang tawassul. Namun yang perlu diingat jika kita
tidak sepaham dengan saudara kita seiman janganlah lantas kita segera
menfonisnya dengan kata2 kafir atau musyrik , tapi alangkah lebih baiknya kalau
kita telaah dulu dan cari/tanyakan alasan2nya kenapa mereka berbeda dng faham kita.
Sabda Rosulullah :
“Shabat Nabi Ibnu Umar Rda, berkata : Bersabda Rosulullah Saw : Manakala berkata
seseorang kepada saudaranya “hai kafir” , maka ia telah menetapkan (denga
ucapannya itu) salah seorang dianttaranya menjadi kafir. Kalau orang itu memang
kafir (pada hakikatnya) iyalah begitu, tapi kalau orang itu (pada hakekatnya
tidak kafir), maka kembali”kafir” itu kepada yang berkata” (HSR. Muslim-Shahih
Muslim juz 1 halaman 44).
"Jika kecintaanmu itu sejati,niscaya engkau akan
menta'atinya.
Sesungguhnya seorang pecinta, kepada orang yang dicintainya akan selalu ta'at setia."
Sesungguhnya seorang pecinta, kepada orang yang dicintainya akan selalu ta'at setia."
Wallahu A’lam….

By: Ahmad Midya’udin
AYAT-AYAT ILAHI :
Tuhan itu Esa ( monotheisme ) bukan Trinitas :
- Tauhid Nabi Musa ( Ulangan 4:35, Ulangan 6:4, Ulangan 32:39 )
- Tauhid Nabi Daud (II Samuel 7:22, Mazmur: 86:8)
- Tauhid Nabi sulaiman (I Raja-raja 8:23)
- Tauhid Nabi Yesaya (Yesaya 43:10-11, Yesaya 44:6, Yesaya 45:5-6, Yesaya 46:9).
- Tauhid Yesaya (Markus12:29, Yohanes 5:30, Yohanes17:3)
Yesus Bukan Tuhan dan
tidak sama dengan Tuhan :
- Yesus lebih kecil dari Tuhan (Yohanes: 10:29)
- Tuhan lebih besar dari Yesus (Yohanes:14:28)
- Yesus duduk di sebelah kanan Tuhan (Markus:16:19, Roma 8:4)
- Yesus Berdiri di sebelah kanan Tuhan (Kisah para Rosul 7:56)
- Allah/Tuhan tahu kapan datang kiamat, Yesus tidak tahu (Matius 24:36)
- Yesus bersyukur pada Tuhan (Matius 27:46, Markus 15:34)
- Yesus berteriak memanggil Tuhan (Matius 27:46, Markus15:34)
- Yesus menyerakhan nyawanya kepada Tuhan (Lukas23:44-46, Yohanes19:30)
- Yesus disetir oleh Tuhan (Yohanes 5:30)
Yesus adalah utusan Tuhan (Rosul Allah)
Dalil :
Markus9:37, Yohanes 5:24,30. 7:29,33. 8:16,18,26. 9:4. 10:3,6. II:42. 13:20.
16:5
17:3,8,23,25
Tidak ada dosa waris dan penebusan dosa
Para Nabi Allah
tidak ada yang mengajarkan Dosa Waris dan Penebusan Dosa. Risalah Allah yang
dibawa oleh semua Nabi, pada hakekatnya sama saja yaitu mengajarka tauhid
(tuhan satu). Semua Nabi menekankan adanya tanggung jawab individu atas segala
perbuatan setiap manusia (Yehezkiel 18:20, Ulangan 24:16, Matius 16:27, Yeremia
31:29-30, II Tawarikh 25:4)
YESUS BUKANLAH ANAK TUHAN DAN BUKAN PULA SEBAGAI TUHAN Perhatikan Baik-Baik
Ketika Yesus Berdo'a Dalam Alkitab SAMUEL 7 : 22 Menyebutkan : Maka Sebab Itu
Besarlah Engkau Ya Tuhan ALLAH Karena Tiada Yang Dapat Disamakan Dengan Engkau
Dan TIADA ALLAH... MELAINKAN ENGKAU, Sekedar Yang Telah Kami Dengar Dari
Telinga Kami (Inilah Perkata'an / Do'a-nya YESUS Kepada ALLAH) Lihat Di Ayat
Tsb Jelas Sekali YESUS Menhadapkan Kata-Katanya Kepada Allah Dengan Mengatakan
Bahwa TIADAK YANG DAPAT DISAMAKAN DENGAN ALLAH. Yesus Sendiri Mengakui Bahwa
Dirinya Tidak Sama Dengan TUHAN . Dengan Kata Lain Dia Bukan Tuhan. Lihat Di
Tengah Ayat Itu , YESUS Sendiri Pun Berkata : TIADA ALLAH MELAINKAN ENGKAU.
Sangat Jelas Sekali Rangkaian Ayat Tsb , YESUS Sendiri Yang Berkata TIADA TUHAN
MELAINKAN ALLAH Tapi Mengapa Kalian Para Kristen Mengatakan Bahwa YESUS Itu
TUHAN Apakah Ini Tidak Bertentangan Dengan YESUS . Yang Kalian Imani Berarti
Kalian Para Kristen Benar-Benar Telah
Menyimpang dan Mengingkari YESUS Yang Kalian Imani Padahal YESUS Sendiri
Mengatakan TIADA TUHAN SELAIN ALLAH. @ YAHYA 3 : 13 Menyebutkan : SEORANG PUN
TIADA NAIK KESURGA , KECUALI IA YANG SUDAH TURUN DARI SURGA , YAITU ANAK
MANUSIA. Lihat Di Ayat Tsb Menjelaskan Yesus Itu Tidak Naik Kesurga Seperti
Yang Sering Kalian Katakan Kalau YESUS Itu NAIK KESURGA Apa Iya Yesus Naik
Kesurga Lihat Ayat Itu jelas Sekali Menerangkan YANG ADA . . MALAH TURUN DARI
SURGA Yaitu Seorang ANAK MANUSIA Bukannya ANAK TUHAN Yang Turun Dari Surga
Hahahahahahahahah Hahahahahahahaha Jadi Siapakah Yang Turun Dari Surga ANAK
TUHAN APA ANAK MANUSIA Hahahahahahahaha Hahahahahahahaha Kalau Kalian
Mengatakan Yesus ANAK TUHAN Padahal Yang Turun Dari Surga Yaitu Adalah Seorang
ANAK MANUSIA Berarti Anda Tidak Menyakini dan Tidak Mempercayai Alkitab Anda
Sendiri Melainkan Anda Mengingkarinya Hahahahahaha HAYO Tebak. . . YESUS YANG
TELAH TURUN DARI SURGA ANAK TUHAN APA ANAK MANUSIA SELAMAT MENYIMAK &
MENGINGKARI HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA
DAUD MENGAMBIL GUNDIK ATAU TIDAK
Daud mengambil beberapa gundik ---- 2 Samuel 5:13
Daud tidak mengambil beberapa gundik ---- 1 Tawarikh
14:3
...Mana yang
benar, mengambil gundik atau tidak ?
Catatan : Sebelum menjawab admin memberikan
definisi tentang hal diatas :
gundik ; selir; 2 perempuan piaraan (bini gelap);
pelacur
istri ; pasangan resmi yang menikah secara agama,
diakui dan sah secara hukum
ANAK BENYAMIN MENURUT BIBEL KRISTEN
Anak Benyamin berjumlah l0 orang --- Kejadian 46:21
Anak Benyamin berjumlah 5 orang --- Bilangan
26:38-39
Anak Benyamin berjumlah 3 orang --- I Tawarikh 7:6
...Anak Benyamin
berjumlah 5 orang --- I Tawarikh 8:1-2
Manakah yang benar tentang anak benyamin, 3, atau
5, atau 10 orang ?
Silahkan didiskusikan, No OoT, No Hujatan, No Out
Of Topic (Mengalihkan Masalah)
Paulus mendoktrin manusia bahwa Yesus adalah
Tuhan. Konon, dengan hanya meyakini Yesus sebagai Tuhan yang telah bangkit dari
antara orang mati, maka manusia akan diselamatkan. Demikian pernyataan Paulus:
Check it Out Gan....
murid-murud Yesus pun beragama Yahudi, lantas dari mana asal Kristen? mgp mereka mengaku pengikut Yesus? ajaran Yesus yang mana di ikuti orang Kristen? bersujud, puasa, menyembah Allah, mngkuduskan hari sabat, sunat?? mana ajaran Yesus yang diikuti Kristen?
mana ada perintah di Alkitab untk beribdah di hari minggu, Yesus tdk pernah melakukan bgtpun dgn muridnya, alasanya hari libur? Tuing tuing tuing.
Digambarkan dalam injil2 kanonik bahwa ketika semua orang dari daerah Yudea dan semua penduduk Yerusalem telah dibaptis oleh Yohanes sang Pembaptis di Sungai Yordan, lalu datanglah Yesus dari Nazaret kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya. Narasi selanjutnya dikutip di bawah ini:MATIUS:
12:16 Ia dengan keras melarang mereka memberitahukan siapa Dia,
12:17 supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya:
12:18 "Lihatlah, itu Hamba-Ku yang Kupilih, yang Kukasihi, yang kepada-Nya jiwa-Ku berkenan; Aku akan menaruh roh-Ku ke atas-Nya, dan Ia akan memaklumkan hukum kepada orang-orang non-Yahudi.
12:19 Ia tidak akan berbantah dan tidak akan berteriak dan orang tidak akan mendengar suara-Nya di jalan-jalan.
12:20 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan hukum itu menang.
12:21 Dan pada-Nyalah orang-orang non-Yahudi akan berharap."
3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
3:17 lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
MARKUS:
1:9. Pada waktu itu datanglah Yesus dari Nazaret di tanah Galilea, dan Ia dibaptis di sungai Yordan oleh Yohanes.
1:10 Pada saat Ia keluar dari air, Ia melihat langit terkoyak, dan Roh seperti burung merpati turun ke atas-Nya.
1:11 Lalu terdengarlah suara dari sorga: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."
LUKAS:
3:21. Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit
3:22 dan turunlah Roh Kudus dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Dan terdengarlah suara dari langit: "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan."
YOHANES:
1:32 Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya.
1:33 Dan akupun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.
1:34 Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."
Ayat2 injil di atas tidak secara eksplisit menunjuk keterangan dalam Perjanjian Lama, kecuali MATIUS 12:16-21. Namun, dengan mempertimbangkan kebiasaan injil2 kanonik menunjuk nubuat Yesaya dalam narasinya dan mengingat KEBOHONGAN INJIL2 KANONIK 1, maka sesungguhnya ayat2 injil kanonik di atas diinspirasikan dan dikutip oleh para pengarangnya dari Kitab Yesaya berikut ini:
42:1. Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa. (a)
42:2 Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.
42:3 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
42:4 Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.
42:5. Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya:
42:6 "Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,
42:7 untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.
42:8 Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung. 42:9 Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu."
42:10 Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi! Baiklah laut bergemuruh serta segala isinya dan pulau-pulau dengan segala penduduknya. (b)
42:11 Baiklah padang gurun menyaringkan suara dengan kota-kotanya dan dengan desa-desa yang didiami Kedar! Baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu, baiklah mereka berseru-seru dari puncak gunung-gunung! (c)
42:12 Baiklah mereka memberi penghormatan kepada TUHAN, dan memberitakan pujian yang kepada-Nya di pulau-pulau.
42:13. TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya. (d)
42:14 Aku membisu dari sejak dahulu kala, Aku berdiam diri, Aku menahan hati-Ku; sekarang Aku mau mengerang seperti perempuan yang melahirkan, Aku mau mengah-mengah dan megap-megap.
42:15 Aku mau membuat tandus gunung-gunung dan bukit-bukit, dan mau membuat layu segala tumbuh-tumbuhannya; Aku mau membuat sungai-sungai menjadi tanah kering dan mau membuat kering telaga-telaga.
42:16 Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal. Aku mau membuat kegelapan yang di depan mereka menjadi terang dan tanah yang berkeluk-keluk menjadi tanah yang rata. Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan kepada mereka, yang pasti akan Kulaksanakan.
42:17 Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang dan mendapat malu, yaitu orang-orang yang berkata kepada patung tuangan: "Kamulah allah kami!" (e)
42:18. Dengarkanlah, hai orang-orang tuli pandanglah dan lihatlah, hai orang-orang buta!
42:19 Siapakah yang buta selain dari hamba-Ku, dan yang tuli seperti utusan yang Kusuruh? Siapakah yang buta seperti suruhan-Ku dan yang tuli seperti hamba TUHAN? (f)
42:20 Engkau melihat banyak, tetapi tidak memperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar.
42:21 TUHAN telah berkenan demi penyelamatan-Nya untuk memberi pengajaran-Nya yang besar dan mulia;
60:7 Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku.
60:8 Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu kandangnya?
Ayat2 Yesaya yang dikutip injil2 kanonik tampak tidak terlihat adanya distorsi, mengingat tidak ada penunjukan nash dari injil2 tersebut tentang peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes sang Pembaptis, kecuali MATIUS 12:16-21. Namun demikian, kalau kita meneliti dan membandingkan antara teks Yesaya dengan injil2 kanonik di atas, maka akan terlihat adanya upaya "pemenuhan nubuat yang tersembunyi" dari para pengarang injil2 kanonik.
Di sini terdapat dua frasa yang dikutip oleh pengarang injil2 kanonik, yaitu "Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan" dan "Roh seperti merpati turun ke atas-Nya", yang sebenarnya merupakan teks dari Yesaya, "Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya" dan "Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu kandangnya".
Jelaslah sekarang, bahwa para pengarang injil kanonik telah membuat suatu "pemenuhan nubuat yang tersembunyi" yang seolah2 peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes sang Pembaptis merupakan pemenuhan nubuat dari Perjanjian Lama. Padahal, teks Yesaya yang mereka kutip sesungguhnya tidak berkaitan sama sekali dengan Yesus, tetapi teks Yesaya justru mengindikasikan akan datangnya seorang nabi yang lainnya, bukan Yesus. Hal ini dapat kita lihat dari ayat2 selanjutnya dari teks Yesaya tersebut.
Sekarang, marilah kita selidiki ayat2 Yesaya selanjutnya dengan tetap menyandarkan penjelasan ini pada nubuat datangnya seorang nabi yang seperti Musa sebagaimana dimaksud Kitab Ulangan 18:18-20.
(a) Perlu dicatat, bahwa Yesaya 42:1 di atas menjelaskan tentang konsep "hamba" yang telah dipilih oleh Tuhan untuk seluruh alam semesta, dan secara tegas Al-Qur'an berbicara mengenai hal tersebut:
[QS. 25:1. Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al Qur'an) kepada hamba-Nya (Muhammad), agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,]
(b) Menurut Yesaya 42:10, Tuhan memerintahkan untuk membuat "nyanyian baru". Frasa "nyanyian baru" jelas merupakan kiasan yang dapat diterjemahkan sebagai "syariat baru". Kita tahu, Yesus datang bukanlah untuk membawa syariat baru, tetapi justru untuk melengkapi syariat yang sudah ada yaitu syariat Taurat, sebagaimana dijelaskan oleh salah satu injil kanonik sendiri (Matius 5:17-20). Dengan demikian, maka ayat Yesaya ini juga tidak cocok diterapkan kepada Yesus.
(c) Dalam Yesaya 42:11, terdapat frasa "didiami Kedar" dan "Bukit Batu" (lihat juga Yesaya 60:7-8 di atas). Kita juga tahu, bahwa "Kedar" adalah nama sebuah kabilah bangsa Arab di Mekah yang merupakan keturunan Nabi Ismail dari anak keduanya yang bernama Kedar (Kejadian 25:13). Demikian juga dengan Nebayot, ia adalah anak sulung Nabi Ismail. Mekah juga secara geologis terkenal dengan gunung2 batunya. Sedangkan Yesus adalah keturunan Ishak, adik Ismail, dengan "memaksakan" garis keturunannya melalui jalur Yusuf, bapak tiri Yesus, oleh karena Yesus lahir dari perawan suci Maria. Dengan demikian, maka ayat Yesaya ini juga tidak cocok diterapkan kepada Yesus.
(d) Dalam Yesaya 42:13, terdapat frasa "Tuhan keluar berperang seperti pahlawan". Ayat ini juga tidak cocok dengan Yesus, karena Yesus tidak pernah berperang atau memimpin peperangan secara fisik. Bahkan, Yesus justru "dibunuh" oleh kaumnya sendiri, yang berarti Yesus bukanlah "pahlawan perang" yang dimaksud Yesaya tersebut.
(e) Dalam Yesaya 42:17, terdapat frasa " Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang". Umat Israel ketika Yesus diutus, bukanlah penyembah berhala dari patung2 buatan manusia, sehingga ayat ini juga tidak cocok diterapkan pada sosok Yesus.
(f) Dalam Yesaya 42:19, terdapat kata2 ungkapan "buta" dan "tuli". Kata "buta" merupakan ungkapan Tuhan yang dapat diartikan sebagai "tidak dapat membaca dan menulis", sedangkan kata "tuli" dapat diartikan sebagai "tidak pernah mendengar satu kitab pun sebelumnya". Ayat ini juga tidak cocok dengan Yesus, karena Yesus datang justru untuk menggenapi hukum Taurat dan kitab2 para nabi dengan diterimanya kitab Injil dari Tuhan (Matius 5:17-20).
Berdasarkan uraian di atas, maka "pemenuhan nubuat tersembunyi" sebagaimana dinarasikan dalam injil2 kanonik di atas, yang sebenarnya dikutip dari teks Yesaya ini, menjadi semakin jelas dan terbukti mengada-ada! Nabi itu bukanlah Yesus, karena dalam segala hal yang tersebut dalam nubuat Yesaya di atas bertolak belakang dengan kehidupan Yesus, tetapi ia justru cocok dengan nabi setelah Yesus, yang dalam berbagai hal sama persis dengan nubuat Yesaya di atas. Lebih jauh, nubuat Yesaya di atas justru membuka tabir kebohongan peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes sang Pembaptis....!
Tahukah
anda , Di dalam Alkitab, ada beberapa nomor ayat namun isi ayatnya tidak
ada...??!
Mark 9:46 [NOT IN TEV]
Nah Lho.......??!
BENARKAH YESUS ANAK DAUD ?
Menurut Matius, yesus anak daud ---- Matius 1:1
Menurut Markus, yesus bukan anak daud ---- Markus
12:37
Menurut Lukas, yesus bukan anak daud ---- Lukas
20:44
...
Manakah yang benar menurut kristen ?
Catatan : Tidak mungkin kedua-duanya benar, karena
ayat diatas maknanya saling menjatuhkan satu sama lain.
TOPIK PAGI : IBADAH DALAM KRISTEN
Yesus beribadah dengan sujud dan berdoa ---- Matius
26:39
Musa dan Harun bersujud pada Tuhan ---- Bilangan
20:6
Abraham pun sujud dan menyembah Tuhan ---- Kejadian
24:52
Namun Paulus beribadah dengan Bernyanyi dan Bersorak
---- Efesus 5:19, Kolose 3:16
...
Manakah yang benar tentang cara beribadah kristen,
SUJUD MENYEMBAH ALLAH ATAU BERNYANYI/BERSORAK ?
YUK MARI KITA KOREKSI AGAMA SIAPA YG PALING KEJAM... :)
MEREKA SELALU MENYANGKAL TENTANG JIHAD....MERKA SLALU MENGKLAIM UMAT ISLAM
SEBAGAI PEMBUNUH,PENGRUSAK ..PEMBANTAI..DLL DEH Jihad menurut Islam adalah
sebuah proses untuk mendapatkan harga diri. Harg...a diri ini bukanlah diaplikasikan sebagai kesombongan
atau sebuah sikap otoriter tapi adalah sebuah perlawanan...wajar dong Bila kita
Ditindas Harus Melawan ...dan insting Manusia pasti ingin melawan jika ditindas
dan diperlakukan tak adil dan ini jelas bukan lah Fase Mekkah.. yuk mari kita
telusri kasus demi kasus =============== BUKTI KITAB BIBEL KEJAM : "Mereka
MENUMPAS DENGAN PEDANG segala sesuatu yang di dalam kota itu, baik laki-laki
maupun perempuan, baik tua maupun muda, sampai kepada lembu, domba, dan
keledai" (Yosua 6:21) "Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang
diberikan Tuhan Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, JANGANLAH KAU BIARKAN
HIDUP apapun yang bernafas" (Ulangan 20:16) "Jadi pergilah sekarang,
kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan JANGANLAH ADA
BELAS KASIHAN PADANYA. BUNUHLAH SEMUANYA, laki-laki maupun perempuan,
kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun
keledai" (1 Samuel 15:3) Di dalam Perjanjian Baru, yesus berkata seperti
berikut: "Jangan kamu menyangka bahwa aku datang untuk membawa damai di
atas bumi; aku datang bukan untuk membawa damai melainkan pedang" (Matius
10:34) "Kamu menyangka, bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi?
Bukan, kataku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan" (Lukas2:51)
FAKTA KRISTEN KEJAM : Jangan Lupakan Poso 25 Desember 1998, : ketika umat Islam
sedang menjalankan shaum Ramadhan, dan umat Kristiani masih dalam suasana Natal yang seharusnya
damai penuh kasih...Tiba-tiba kedamaian itu dirobek-robek oleh pemuda kristiani
yang dalam keadaan mabuk memasuki Mesjid kemudian membacok Ridwan. 19 Januari
1999 : Sekitar tiga pekan kemudian, pecah lagi kasus Ambon,
yang diawali dengan aksi pemalakan yang dilakukan pemuda Kristen terhadap dua
pemuda Muslim. 24 Desember 1999 hingga 7 Januari 2000 : Konflik
berlanjut secara meluas dan berdarah-darah. Kasus ini dinamakan kasus
Tobelo-Galela, dengan korban terbanyak dari kalangan Muslim. Ada yang
menyebutkan jumlah korban mencapai 3000 jiwa, dan 2800 di antaranya Muslim. 23
Mei 2000, : pecah lagi kasus Poso ketiga. Ratusan warga pesantren Walisongo,
dibantai oleh Tibo dan kawan-kawan. Belakangan diketahui, ada keterlibatan
Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) yang berpusat di Tentena.
Juga, sejumlah tokoh (16 orang), sebagaimana disebutkan Tibo sebelum dieksekusi
mati..dalam kasusus poso ke 3 ditemukan 60 mayat mengambang di Sungai Poso, dan
146 mayat lainnya ditemukan penduduk di tiga titik bentrokan, yakni Kelurahan
Sayo, Kelurahan Mo’engko dan Desa Malei di pinggiran selatan kota Poso Februari
2001 : terjadi lagi pengusiran dan pembantaian terhadap warga Madura di Sampit,
yang dilakukan oleh Dayak Kristen dan animis. Tragedi Pemenggalan kepala warga
Madura oleh suku Dayak dilakukan secara demonstratif di siang hari dan di depan
kamera tv lokal dan internasional yang sedang meliput. 3 April 2001, : setlah 2
bulan kemudian pecah lagi kasus Poso ke-4.ketika subuh Pasukan Merah menyerang
dengan kekuatan ratusan orang, masuk melalui kelurahan Sayo, 1 warga Muslim
(Rina, 30) tewas dan 1 aparat Brimob Brigadir Dua Polisi Muslimin tewas. JANGAN
LUPKAN KASUS IRAK korban invasi amerika ke iraq sejumlah 1.003.303 jiwa, bahkan
bush pernah berkata bahwa perang afghanistan dan iraq adalah perang salib masa
kini..
YUK MARI KITA KOREKSI AGAMA SIAPA YG PALING KEJAM... :) MEREKA SELALU
MENYANGKAL TENTANG JIHAD....MERKA SLALU MENGKLAIM UMAT ISLAM SEBAGAI
PEMBUNUH,PENGRUSAK ..PEMBANTAI..DLL DEH Jihad menurut Islam adalah sebuah
proses untuk mendapatkan harga diri. Harg...a diri ini bukanlah diaplikasikan sebagai kesombongan
atau sebuah sikap otoriter tapi adalah sebuah perlawanan...wajar dong Bila kita
Ditindas Harus Melawan ...dan insting Manusia pasti ingin melawan jika ditindas
dan diperlakukan tak adil dan ini jelas bukan lah Fase Mekkah.. yuk mari kita telusri
kasus demi kasus =============== BUKTI KITAB BIBEL KEJAM : "Mereka
MENUMPAS DENGAN PEDANG segala sesuatu yang di dalam kota itu, baik laki-laki
maupun perempuan, baik tua maupun muda, sampai kepada lembu, domba, dan
keledai" (Yosua 6:21) "Tetapi dari kota-kota bangsa-bangsa itu yang
diberikan Tuhan Allahmu, kepadamu menjadi milik pusakamu, JANGANLAH KAU BIARKAN
HIDUP apapun yang bernafas" (Ulangan 20:16) "Jadi pergilah sekarang,
kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan JANGANLAH ADA
BELAS KASIHAN PADANYA. BUNUHLAH SEMUANYA, laki-laki maupun perempuan,
kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun
keledai" (1 Samuel 15:3) Di dalam Perjanjian Baru, yesus berkata seperti
berikut: "Jangan kamu menyangka bahwa aku datang untuk membawa damai di
atas bumi; aku datang bukan untuk membawa damai melainkan pedang" (Matius
10:34) "Kamu menyangka, bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi?
Bukan, kataku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan" (Lukas2:51)
FAKTA KRISTEN KEJAM : Jangan Lupakan Poso 25 Desember 1998, : ketika umat Islam
sedang menjalankan shaum Ramadhan, dan umat Kristiani masih dalam suasana Natal
yang seharusnya damai penuh kasih...Tiba-tiba kedamaian itu dirobek-robek oleh
pemuda kristiani yang dalam keadaan mabuk memasuki Mesjid kemudian membacok
Ridwan. 19 Januari 1999 : Sekitar tiga pekan kemudian, pecah lagi kasus Ambon,
yang diawali dengan aksi pemalakan yang dilakukan pemuda Kristen terhadap dua
pemuda Muslim. 24 Desember 1999 hingga 7 Januari 2000 : Konflik berlanjut
secara meluas dan berdarah-darah. Kasus ini dinamakan kasus Tobelo-Galela,
dengan korban terbanyak dari kalangan Muslim. Ada yang menyebutkan jumlah
korban mencapai 3000 jiwa, dan 2800 di antaranya Muslim. 23 Mei 2000, : pecah
lagi kasus Poso ketiga. Ratusan warga pesantren Walisongo, dibantai oleh Tibo
dan kawan-kawan. Belakangan diketahui, ada keterlibatan Majelis Sinode Gereja
Kristen Sulawesi Tengah (GKST) yang berpusat di Tentena. Juga, sejumlah tokoh
(16 orang), sebagaimana disebutkan Tibo sebelum dieksekusi mati..dalam kasusus
poso ke 3 ditemukan 60 mayat mengambang di Sungai Poso, dan 146 mayat lainnya
ditemukan penduduk di tiga titik bentrokan, yakni Kelurahan Sayo, Kelurahan
Mo’engko dan Desa Malei di pinggiran selatan kota Poso Februari 2001 : terjadi
lagi pengusiran dan pembantaian terhadap warga Madura di Sampit, yang dilakukan
oleh Dayak Kristen dan animis. Tragedi Pemenggalan kepala warga Madura oleh
suku Dayak dilakukan secara demonstratif di siang hari dan di depan kamera tv
lokal dan internasional yang sedang meliput. 3 April 2001, : setlah 2 bulan
kemudian pecah lagi kasus Poso ke-4.ketika subuh Pasukan Merah menyerang dengan
kekuatan ratusan orang, masuk melalui kelurahan Sayo, 1 warga Muslim (Rina, 30)
tewas dan 1 aparat Brimob Brigadir Dua Polisi Muslimin tewas. JANGAN LUPKAN
KASUS IRAK korban invasi amerika ke iraq sejumlah 1.003.303 jiwa, bahkan bush
pernah berkata bahwa perang afghanistan dan iraq adalah perang salib masa
kini..
Asal-Usul Salib Yang Menjadi Lambang Kekristenan
Oleh Nelly (swaramuslim)
Salib adalah lambang yang sangat tua yang terdapat di dunia jauh sebelum lahirnya Yesus Sang Juruselamat. Pada awalnya orang-orang Kristen tidak menggunakan salib sebagai lambang Kekristenan mereka. Benda ini tidak termasuk dalam daftar pertama lambang-lambang Kristen yang disediakan oleh St. Clement. Mulanya yang mereka gunakan justru bintang ikan (Pisces) dan anak domba sebagai lambang Penyelamatnya.
Ketika lambang salib akhirnya dipakai, orang-orang Kristen sempat merasa enggan terhadap gambar seorang laki-laki yang tergantung pada salib. Hal ini tidak pernah dilakukan Gereja Kristen sebelum abad ke tujuh. Faktanya, salib dengan orang tergantung padanya telah dimasukkan oleh orang Roma dari India berabad-abad sebelum zaman Kristen. Walker berkata, "…orang-orang Kristen dini bahkan menolak salib karena (berwatak) pagan….Patung-patung Yesus dini tidak menggambarkan dia di atas salib, tetapi dalam samaran 'Gembala yang Baik' yang membawa domba." (Acharya, The Christ Conspiracy)
Churchward mengatakan, "Pada dasarnya Salib merupakan tanda astronomi. Salib dengan lengan sama panjang menunjukkan waktu siang dan malam yang sama panjang, dan merupakan tanda equinox." Sedangkan Derek Patridge menyatakan, "Yang ditunjukkan oleh salib dengan lingkaran di dalamnya…adalah sebenarnya matahari yang mengecil atau mati di zodiac, dan bukan orang."
W
gambar 1. Salib Keltik
Salib Keltik Pra Kirsten di tepi Sungai Shannon di Irlandia
ditemukan dengan gambar relief dewa bumi dan roh hutan.
Encyclopedia of Funk and Wagnalls menyebutkan bahwa "Tanda salib sudah digunakan sebagai lambang sebelum zaman Kristen." Di Italia –di mana terletak Roma yang menjadi salah satu pusat paling dini bagi penyebaran agama Kristen-, terdapat salib sebagai peninggalan dari zaman prasejarah. Di Mesir purba, yang memuja dewa-dewi yang mati menebus dosa dengan darah, salib dijadikan lambang keagamaan yang umumnya berbentuk huruf T, yang oleh para ahli disebut dengan tau. Ada pula salib tau yang di atasnya dipasang sebuah "gagang" yang berupa lingkaran. Lingkaran itu melambangkan kekekalan. Salib yang di atasnya bergagang lingkaran itu melambangkan kekelalan hidup atau kehidupan yang abadi. Salib berlingkaran (crux ansata/salib ankh) biasa dipakai di leher para pendeta Mesir kuno sebagai kalung. Di kalangan berbagai bangsa purba di sekitar wilayah Mediterania, termasuk Funisia yang bertetangga dengan Palestina, lambang salib Mesir itu juga mengandung pengertian hikmah atau kebijaksanaan rahasia."
gambar 2. Crux Immisa (Salib Latin)
Prajurit Aramea juga memakai Salib sebagai
jimat perlindungan dalam pertempuran┬
gambar 3. Crux Commisa (Salib Tau)
Selain Salib Tau terdapat satu lagi jenis salib yang disebut dengan Salib Berlengan Sama Panjang. Salib ini telah dikenal di seluruh dunia purba. Oleh para ahli dikatakan bahwa di kalangan dunia purba salib ini melambangkan keempat unsur (bumi, udara, air, dan api) yang dipandang sebagai sumber penciptaan segala sesuatu. Unsur-unsur itu dipandang sebagai yang abadi, sehingga segala sesuatu yang tercipta darinya, tidak akan pernah musnah, sekalipun berubah-ubah.
Salib berlengan panjang juga digunakan sebagai pemberi tanda (berupa gambar) pada makanan suci maupun wadah-wadah yang berisi air suci keagamaan. Penggunaan salib ini terdapat di kalangan bangsa-bangsa Assyiria, Babilonia, Persia purba, bahkan di benua Amerika sebelum datangnya agama Kristen.
Bentuk lain salib jenis ini adalah swastika. Ini sebenarnya adalah salib berlengan panjang, yang bagian ujung lengannya tertekuk atau dipatahkan menurut arah yang sama (seperti arah jarum jam). Menurut para ahli, ujung lengan yang tertekuk itu asal mulanya melengkung, yang apabila diteruskan akan membentuk lingkaran yang memanifestasikan lambang matahari.
Encyclopedia of Funk and Wagnalls mengatakan, "Bentuk atau model ini adalah salah satu lambang paling dini yang terkenal yang telah dibuat oleh manusia, dan salah satu lambang yang paling menyebar di kalangan bangsa-bangsa primitif. Lambang ini terdapat di seluruh benua selain Australia, dan merupakan lambang dewa matahari, dari Apollo dan Odin sampai Quetsalcoatle. Lambang ini masih bertahan hidup sebagai lambang keagamaan di India di kalangan para penganut agama Budha dan agama Jain, serta di China dan Jepang, maupun di kalangan suku-suku Indian di Amerika Utara yang masih meneruskan praktik keagamaan dan pengobatan asli (praktek perdukunan)."
Dalam Encyclopedia Britannica, Prof. Shepherd menulis, "Bentuk-bentuk salib telah digunakan sebagai lambang, religius atau lainnya, jauh sebelum zaman Masehi, di hampir semua bagian dunia…Dua bentuk salib Pra Kristen telah menjadi mode dalam Kekristenan. Lambang hieroglyph Mesir tentang kehidupan (salib ankh, salib tau dengan lingkaran di atasnya) dipungut dan digunakan secara luas pada monumen-monumen Kristen Koptik. Salib Swastika (crux gammata), yang terdiri atas empat huruf gamma kapital Yunani, ditandakan pada banyak nisan makam Kristen dini sebagai lambang yang tersamar. Lambang ini tersebar luas sebelum zaman Kristen di Eropa, Asia, dan Amerika dan umumnya dianggap sebagai lambang matahari atau api. Dari situlah makna sumber kehidupan berasal. "
Di beberapa tempat di dunia ini, ujung tekukan pada salib swastika diberi gambar telapak kaki yang menandakan adanya gerak "berjalan". Di tempat lain, ada pula yang menggambari ujung swastika dengan gambar burung yang menggambarkan gerak terbangnya matahari di angkasa. Atau gambar ikan, yang mengisyaratkan matahari menyelam di laut di bawah muka bumi setelah tenggelam di malam hari dan sebelum kembali terbit keesokan harinya.
+
gambar 4. Crux Gammata (swastika)
X
gambar 5. Salib Malta
Bagaimanapun, salib merupakan lambang Dewa Matahari. Karena matahari hanya satu bagi seluruh dunia, maka dengan sendirinya di mana-mana di dunia ini, apabila mereka memuja Dewa Matahari maka lambang dan kepercayaannya akan mirip. Demikian halnya antara kepercayaan pagan dengan kepercayaan Kristen. Sejak ribuan tahun sebelumnya hingga jaman penyebaran agama Kristen di wilayah Mediterania, telah terdapat agama-agama yang meyakini dewa-dewi yang menderita, disalib dan mati menebus dosa. Riwayat-riwayat dan waktu penyaliban Yesus yang terdapat dalam doktrin Kristen juga sangat serupa dengan kepercayaan pagan, yakni berkisar antara tanggal 21-25 Maret.
Justinus Martir dapat saja berapologi bahwa iblis yang mendengar ramalan-ramalan para nabi besar sebelumnya, meniru ajaran itu sebelum adanya agama Kristen itu sendiri. Namun demikian Islam akan tetap menolak dengan keras doktrin Kristen apapun seputar peristiwa penyaliban tersebut, sebagaimana dinyatakan dengan tegas dalam Al Qur'an, "mereka tidak membunuhnya dan mereka tidak menyalibnya" (QS. An Nisa: 157). Maka dari itu, sudah sepatutnyalah bagi setiap muslim untuk tidak mempercayai dogma-dogma Kristen seputar penyaliban Yesus, apalagi sampai mempercayai lambang salib sebagai lambang penebusan dosa manusia.
Oleh Nelly (swaramuslim)
Salib adalah lambang yang sangat tua yang terdapat di dunia jauh sebelum lahirnya Yesus Sang Juruselamat. Pada awalnya orang-orang Kristen tidak menggunakan salib sebagai lambang Kekristenan mereka. Benda ini tidak termasuk dalam daftar pertama lambang-lambang Kristen yang disediakan oleh St. Clement. Mulanya yang mereka gunakan justru bintang ikan (Pisces) dan anak domba sebagai lambang Penyelamatnya.
Ketika lambang salib akhirnya dipakai, orang-orang Kristen sempat merasa enggan terhadap gambar seorang laki-laki yang tergantung pada salib. Hal ini tidak pernah dilakukan Gereja Kristen sebelum abad ke tujuh. Faktanya, salib dengan orang tergantung padanya telah dimasukkan oleh orang Roma dari India berabad-abad sebelum zaman Kristen. Walker berkata, "…orang-orang Kristen dini bahkan menolak salib karena (berwatak) pagan….Patung-patung Yesus dini tidak menggambarkan dia di atas salib, tetapi dalam samaran 'Gembala yang Baik' yang membawa domba." (Acharya, The Christ Conspiracy)
Churchward mengatakan, "Pada dasarnya Salib merupakan tanda astronomi. Salib dengan lengan sama panjang menunjukkan waktu siang dan malam yang sama panjang, dan merupakan tanda equinox." Sedangkan Derek Patridge menyatakan, "Yang ditunjukkan oleh salib dengan lingkaran di dalamnya…adalah sebenarnya matahari yang mengecil atau mati di zodiac, dan bukan orang."
W
gambar 1. Salib Keltik
Salib Keltik Pra Kirsten di tepi Sungai Shannon di Irlandia
ditemukan dengan gambar relief dewa bumi dan roh hutan.
Encyclopedia of Funk and Wagnalls menyebutkan bahwa "Tanda salib sudah digunakan sebagai lambang sebelum zaman Kristen." Di Italia –di mana terletak Roma yang menjadi salah satu pusat paling dini bagi penyebaran agama Kristen-, terdapat salib sebagai peninggalan dari zaman prasejarah. Di Mesir purba, yang memuja dewa-dewi yang mati menebus dosa dengan darah, salib dijadikan lambang keagamaan yang umumnya berbentuk huruf T, yang oleh para ahli disebut dengan tau. Ada pula salib tau yang di atasnya dipasang sebuah "gagang" yang berupa lingkaran. Lingkaran itu melambangkan kekekalan. Salib yang di atasnya bergagang lingkaran itu melambangkan kekelalan hidup atau kehidupan yang abadi. Salib berlingkaran (crux ansata/salib ankh) biasa dipakai di leher para pendeta Mesir kuno sebagai kalung. Di kalangan berbagai bangsa purba di sekitar wilayah Mediterania, termasuk Funisia yang bertetangga dengan Palestina, lambang salib Mesir itu juga mengandung pengertian hikmah atau kebijaksanaan rahasia."
gambar 2. Crux Immisa (Salib Latin)
Prajurit Aramea juga memakai Salib sebagai
jimat perlindungan dalam pertempuran┬
gambar 3. Crux Commisa (Salib Tau)
Selain Salib Tau terdapat satu lagi jenis salib yang disebut dengan Salib Berlengan Sama Panjang. Salib ini telah dikenal di seluruh dunia purba. Oleh para ahli dikatakan bahwa di kalangan dunia purba salib ini melambangkan keempat unsur (bumi, udara, air, dan api) yang dipandang sebagai sumber penciptaan segala sesuatu. Unsur-unsur itu dipandang sebagai yang abadi, sehingga segala sesuatu yang tercipta darinya, tidak akan pernah musnah, sekalipun berubah-ubah.
Salib berlengan panjang juga digunakan sebagai pemberi tanda (berupa gambar) pada makanan suci maupun wadah-wadah yang berisi air suci keagamaan. Penggunaan salib ini terdapat di kalangan bangsa-bangsa Assyiria, Babilonia, Persia purba, bahkan di benua Amerika sebelum datangnya agama Kristen.
Bentuk lain salib jenis ini adalah swastika. Ini sebenarnya adalah salib berlengan panjang, yang bagian ujung lengannya tertekuk atau dipatahkan menurut arah yang sama (seperti arah jarum jam). Menurut para ahli, ujung lengan yang tertekuk itu asal mulanya melengkung, yang apabila diteruskan akan membentuk lingkaran yang memanifestasikan lambang matahari.
Encyclopedia of Funk and Wagnalls mengatakan, "Bentuk atau model ini adalah salah satu lambang paling dini yang terkenal yang telah dibuat oleh manusia, dan salah satu lambang yang paling menyebar di kalangan bangsa-bangsa primitif. Lambang ini terdapat di seluruh benua selain Australia, dan merupakan lambang dewa matahari, dari Apollo dan Odin sampai Quetsalcoatle. Lambang ini masih bertahan hidup sebagai lambang keagamaan di India di kalangan para penganut agama Budha dan agama Jain, serta di China dan Jepang, maupun di kalangan suku-suku Indian di Amerika Utara yang masih meneruskan praktik keagamaan dan pengobatan asli (praktek perdukunan)."
Dalam Encyclopedia Britannica, Prof. Shepherd menulis, "Bentuk-bentuk salib telah digunakan sebagai lambang, religius atau lainnya, jauh sebelum zaman Masehi, di hampir semua bagian dunia…Dua bentuk salib Pra Kristen telah menjadi mode dalam Kekristenan. Lambang hieroglyph Mesir tentang kehidupan (salib ankh, salib tau dengan lingkaran di atasnya) dipungut dan digunakan secara luas pada monumen-monumen Kristen Koptik. Salib Swastika (crux gammata), yang terdiri atas empat huruf gamma kapital Yunani, ditandakan pada banyak nisan makam Kristen dini sebagai lambang yang tersamar. Lambang ini tersebar luas sebelum zaman Kristen di Eropa, Asia, dan Amerika dan umumnya dianggap sebagai lambang matahari atau api. Dari situlah makna sumber kehidupan berasal. "
Di beberapa tempat di dunia ini, ujung tekukan pada salib swastika diberi gambar telapak kaki yang menandakan adanya gerak "berjalan". Di tempat lain, ada pula yang menggambari ujung swastika dengan gambar burung yang menggambarkan gerak terbangnya matahari di angkasa. Atau gambar ikan, yang mengisyaratkan matahari menyelam di laut di bawah muka bumi setelah tenggelam di malam hari dan sebelum kembali terbit keesokan harinya.
+
gambar 4. Crux Gammata (swastika)
X
gambar 5. Salib Malta
Bagaimanapun, salib merupakan lambang Dewa Matahari. Karena matahari hanya satu bagi seluruh dunia, maka dengan sendirinya di mana-mana di dunia ini, apabila mereka memuja Dewa Matahari maka lambang dan kepercayaannya akan mirip. Demikian halnya antara kepercayaan pagan dengan kepercayaan Kristen. Sejak ribuan tahun sebelumnya hingga jaman penyebaran agama Kristen di wilayah Mediterania, telah terdapat agama-agama yang meyakini dewa-dewi yang menderita, disalib dan mati menebus dosa. Riwayat-riwayat dan waktu penyaliban Yesus yang terdapat dalam doktrin Kristen juga sangat serupa dengan kepercayaan pagan, yakni berkisar antara tanggal 21-25 Maret.
Justinus Martir dapat saja berapologi bahwa iblis yang mendengar ramalan-ramalan para nabi besar sebelumnya, meniru ajaran itu sebelum adanya agama Kristen itu sendiri. Namun demikian Islam akan tetap menolak dengan keras doktrin Kristen apapun seputar peristiwa penyaliban tersebut, sebagaimana dinyatakan dengan tegas dalam Al Qur'an, "mereka tidak membunuhnya dan mereka tidak menyalibnya" (QS. An Nisa: 157). Maka dari itu, sudah sepatutnyalah bagi setiap muslim untuk tidak mempercayai dogma-dogma Kristen seputar penyaliban Yesus, apalagi sampai mempercayai lambang salib sebagai lambang penebusan dosa manusia.
Di dalam Perjanjian Baru, yesus berkata seperti berikut: "Jangan kamu
menyangka bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi; aku datang bukan
untuk membawa damai melainkan pedang" (Matius 10:34) "Kamu menyangka,
bahwa aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kataku kepadamu,
bukan damai, melainkan pertentangan" (Lukas2:51) FAKTA
JIKALAU ALKITAB
ITU ADALAH FIRMAN TUHAN LALU MENGAPA TUHAN RAGU RAGU DALAM BERFIRMAN...?? DAN
KATANYA ALKITAB DI ILHAMI OLEH ROH KUDUS..APAKAH ROH KUDUS PANDAI MENGIRA NGIRA
..??? SANGT BANYAK SEKALI AYAT "KIRA KIRA" DI DALAM ALKITAB....???
"KIRA KIRA" ...ADALAH PERNYATAAN YANG TIDAK PASTI.. "KIRA
KIRA" ADALAH PERNYATAAN YANG RAGU.... "KIRA KIRA" ADALAH
PERNYATAAN YANG MENDUGA DUGA AKAN KEBNRAN DI DALAMNYA.. "KIRA KIRA"
ADALAH PERNYATAAN YANG MASIH BLM AKURAT PEMBENRANNYA... "KIRA KIRA"
ADALAH PERNYATAAN YG SEDANG BINGUNG MEMLILIH KEPUTUSAN YG FAKTA.... "KIRA
KIRA" ADALAH 50 PERSEN KEBOHONGAN DAN 50 PERSEN KBNRAN ,KARENA YG DI PAKAI
HANYALAH DUGA DUGA..... YA KARENA TUHAN RAGU RAGU DALAM MENGINSPIRASIKAN
WAHYUNYA SEHINGGA MEMAKAI KATA DUGAAN "KIRA KIRA" Kira-kira jam 3
malam (Matius 14:25, kira-kira jam tiga malam (Markus 6:48), kira-kira jam 3
(Matius 27:46), Kira-kira jam 3 petang (Kisah Para Rasul 10: 3) . Kira-kira jam
4 (Yohanes 1:39), Kira-kira jam 5 petang (Matius 20:6), Kira-kira jam 5 (Matius
20:9), Kira kira jam 9 (Kisah Para Rasul 23:23), Kira-kira jam 9 pagi (Matius
20:3), Kira-kira jam 12 (Lukas 23:44) kira-kira jam 12 Yohanes 19:14), Kirakira
pukul 12 (Matius 20:5) Kira Kira pukul 12 (Yohanes 4: 6) kira-kira pukul dua
belas tengah hari (Kisah Para Rasul 10:9) Kira-kira 2 jam (Kisah Para Rasul
19:34) Kira-kira 3 jam (Kisah Para Rasul 5:7). Kira-kira 12 orang (Kisah Para
Rasul 19:7), Kira kira 20 orang (I Samuel 14:14), Kira Kira 20 orang (1 Samuel
25:13) Kira Kira 20 orang (I Raja-raja 22:6) Kira Kira 20 orang (Kisah Para
Rasul 5:36) kira-kira 600 orang (1 Samuel 14: 2,1 Samuel 23:13). Kira-kira 1000 orang (Yudas 9:49),
....Tidak usah seluruh bangsa
itu pergi, biarlah hanya "KIRA-KIRA DUA atau TIGA RIBU ORANG" pergi
untuk menggempur Ai itu.... (Yosua 7:3), " PERHATIKAN KITAB YOSUA DI ATAS,
YG SAYA PERTEBAL DENGN HURUF KAPITAL .. PERLU DIGARIS BAWAHI DI DALAM AYAT
ITU..ADA KATA "DUA ATAU TIGA RIBU ORANG " DAN INI SANGATLAH JELAS
HANYA SEBUAH AYAT PERKIRAAN DAN DUGAAN YG TAK PASTI DAN TIDAK JELAS
PEMBENARANNYA " DAN UNIKNYA TUH AYAT...UDAH PAKE "KIRA KIRA"
TRUS PAKE KATA "ATAU" PULA LAGI...HEHE GELI SAYA NGEDENGERNYA :D
== OKE KITA LANJUTKAN AYAT
"KIRA KIRA" YG LAIN : kira-kira 3000 orang (Yosua 7: 4,Yudas 16:27),
kira-kira 3000 jiwa (Kisah Para Rasul 2: 41), kira-kira 4000 orang (1 Samuel 4:2,
Markus 8:9), kira-kira 5000 orang (Yosua 8:12), kira-kira 5000 laki-laki
(Matius 14:21, Lukas 9:14, Yohanes 6:10, Kisah Para Rasul 4: 4). Kira-kira
10.000 orang (Yudas 3:29) kira-kira lima belas ribu orang (Yudas 8:10)
kira-kira 40.000 orang (Yosua 4:13). Kira-kira 8 hari (Lukas 9: 28) kira-kira
10 hari (1 Samuel 25: 38) Kira-kira 3 bulan (Kejadian 38: 24. Lukas 1: 56) kira
kira 12 tahun (Lukas 8: 42) kira-kira 30 tahun (Lukas 3: 23) kira-kira 100
tahun (Roma 4: 19) kira-kira 450 tahun (Kisah Para Rasul 13: 20). Kira-kira 50
kaki (Yohanes 19: 39) kira-kira 200 hasta (Yohanes 21: 8) kira-kira 2000 ekor
babi (Markus 5: 13) kirakira 2 mil (Yohanes 11: 18). KITA ANALOGIKAN BEGNI
DEH... JIKA KITA BERTNYA AMA SESEORANG SEPERTI INI : BANG MAU TNYA NIH...KALO RUMAH
PAK RT DI MANA YA..?? JIKA DI JAWAB DENGAN ORANG YANG TAU JAWABNNYA PASTI BGNI
: OOOH ADEK LURUS AJA TUH DI GANG KECIL YG ITU..SETELAH ITU ADEK BELOK KE
KANAN..NAH RUMAH PAK RT YG TEMBOKNYA WARNA IJO DEK..ITU RUMAHNYA DIA JIKA DI
JAWAB DENGAN ORANG YANG TIDAK TAU JAWABNNYA PASTI BGNI : WAH DEK ..SAYA TIDAK
TAU ..SEINGET SAYA,KLO GAK SALAH NIH YA...KIRA KIRA RUMAHNYA ADA DI SEBERANG
KALI DEH DEK..BIAR LEBIH PASTI MENDINGAN TNYA LAGI AJA AMA ORANG YANG TAU
YA..MAAF MENAPA BISA BEGNI..?? KARENA ALKITAB DI BANGUN ATAS DASAR "KIRA
KIRA".. DAN TERAMAT KECIL KEBENARANYA JIKA DI BANGUN ATAS DASAR KATA
"KIRA KIRA".. KIRA-KIRA BENER GAK YA KALAU ALKITAB ITU FIRMAN
TUHAN...?? TUHAN ITU KAN MAHA SEMPURNA..OKE SEMUA AGAMA SETUJU TENTANG INI..KALO
RAGU DAN KIRA KIRA SAMA AJA DONG SAMA KAYAK MANUSIA,TEMPAT SALAH DAN LUPA..MASA
TUHAN BISA SALAH..?? MASA TUHAN BISA LUPA..?? TUHAN ITU KAN MAHA TAU..OKE SEMUA
AGAMA SETUJU TENTANG INI KALO TUHAN ADALAH MAHA TAU...DAN APAKAH PANTAS TUHAN
BER KIRA KIRA..YG ARTINYA DIA SENDIRI MAHA TIDAK TAU...??? SARAN SAYA JIKA
NANTI SEWAKTU WAKTU ALKITAB MAU DI REVISI KE "PERJANJIAN PALING BARU"
...TOLONG KLO BISA APUS AYAT YG MENGANDUNG "KIRA KIRA" INI
YA...KAYAKNYA GAK PANTES BGT DEH KLO TUHAN MAHA TIDAK TAHU DAN MAHA MENGIRA
NGIRA ....??TAPI TERSERAH JG SIH KLO MAU DI APUS ATAU ENGGAK,ITUKAN CUMA SARAN
SAYA AJA LOOOOHH...HEHE COBA RENUNGKAN DEH..APAKAH PANTAS ...???
Langganan:
Postingan (Atom)


