Selasa, 24 Februari 2009
Selasa, 13 Januari 2009
indonesian nude free
BLOG ini dikhususkan hanya untuk orang-orang OBLAGH....dan anak-anak BAGADOS ( bagadang anti dosa )
Langganan:
Postingan (Atom)
BLOG ini dikhususkan hanya untuk orang-orang OBLAGH....dan anak-anak BAGADOS ( bagadang anti dosa )
“DEMIKIANLAH ORANG-ORANG YANG SUKSES DALAM HIDUPNYA, TERNYATA KESUKSESAN ITU BUKANLAH YANG SELAMA INI KITA CARI, HARTA, TAHTA, DAN WANITA NAMUN, MENCAPAI DERAJAT YANG TINGGI DI HADAPAN ALLAH SWT, ITULAH KESUKSESAN YANG HAQIQI…”
“Maksiat yang melahirkan sikap hina dina di hadapan Allah itu lebih baik ketimbang ketaatan keapada Allah yang melahirkan sikap merasa mulia dan sombong.”
Sesungguhnya..
mati itu suatu keindahan bagi sebuah pertemuan
mati itu suatu puncak kerinduan
mati itu suatu awal dari perjalanan
mati itu suatu waktu menuju satu titik........
sang khaliq.......
MASIH ADAKAH KERAGUAN DI HATIMU PADA-NYA....?????? KETAHUILAH BAHWA KEYAKINANMU PADA-NYA-LAH YG AKAN MENYELAMATKANMU DUNIA AKHIRAT....
YA ALLAH JIKA AKU JATUH CINTA,
CINTAKANLAH AKU PADA SESEORANG YANG
MELABUHKAN CINTANYA PADA-MU………
YA MUHAIMIN, JIKA AKU JATUH CINTA ….
JAGALAH CINTAKU……
AGAR TAK MELEBIHI CINTAKU PADA-MU
BERAPA BANYAK LENTERA MATI TERTIUP ANGIN
BERAPA BANYAK AMAL IBADAH YANG DIRUSAK
PELAKUNYA SENDIRI
“ IBLIS AKAN UNGGUL ATAS MANUSIA BILA BERHASIL
MEMUNCULKAN SALAH SATU DARI 3 SIFAT :
KEAGUNGAN (UJUB) PADA DIRI SENDIRI, MELEBIH-
LEBIHKAN AMALNYA SENDIRI, DAN LUPA ATAS
DOSA-DOSA YANG DILAKUKANNYA”.

Created : Abu Faris Bantani
Jauh sudah kumelangkah menyusuri dunia fana berbataskan surya, langit itu kembali nampak jingga sama seperti kemarin ketika aku mengawali langkah ini. Tak terasa kaki berpeluh beraroma tak sedap dibekap sepatu yang menganga di ibu jari ini. Perlahan sayup terdengar kembali suara itu……yah…,jelas sekali..!suara itu memekik di telingaku walau sedikit terganjal oleh kotorannya. Nah suara itu kembali terdengar lagi nyata, ia memanggil bernada sapa, kucoba menengok ke belakang, kosong…lalu kutepuk-tepuk kepalaku yang penuh dengan debu ini, barangkali ada yang salah dengan telingaku atau otakku.
Sesaat kuhentikan langkahku kucoba mengingatnya kembali kata itu, “ P U L A N G….!”. Ah OBLAG juga aku ini…! Baru kini aku mengerti dan sadar, rupanya kata itu mencoba menampar mukaku diendusnya dadaku hingga hatiku bergetar berpeluh membasahi kulit yang mulus ini (nggak nyombong..!). Ya Allah …kenapa aku lupa dan dibutakan akan pulang , lama memang aku bergumul bercumbu dalam dosa mendesah terkulai dalam nista, masih terdengar desahan laknat itu, ketika kucoba tuk melepaskan dekapannya rasanya sulit sekali, jemari itu dengan genitnya meraba hasratku membangkitkan gairahku, kucoba pejemkan mataku kukepalkan tanganku berharap ia tak hadir kembali dalam pandanganku dan kupersiapkan diriku tuk menghalaunya dengan tinjuku.
Sejurus kemudian aku mulai mencoba untuk bangkit kembali melangkahkan kakiku, tegap, tegar kokoh hatiku siap menghadang aral merintang bulat sudah tekad bergolak. Ya..Allah aku yakin akan-Mu pintu tobat menantiku, kutagih janji-Mu yang termaktub dalam kitab itu. Ya…Allah rinduku kini semakin menebal akan-Mu, rengkuhlah aku dekap dan janganlah kau tinggalkan diri yang hina ini, malu rasanya aku berharap ini namun, pada siapa lagi aku merayu, kini tiada lagi tempat ku tuk bercumbu mengharap nikmatnya kasih dari-Mu, biarlah kutinggalkan sesal yang lalu kucoba lagi melirik rahmat-Mu yang begitu elok membangkitkan hasratku.
UNTUK ANAKKU
By : A. Midya’udin
“ DEMI ALLAH, WAHAI ANAKKU ! KAMU HARUS TURUN…
APAKAH DENGAN SENANG ATAUPUN DENGAN BERAT HATI…
TELAH CUKUP LAMA KAMU HIDUP DALAM KETENANGAN…
BERFIKIRLAH, BAHWA PADA MULANYA KAMU BERASAL DARI SETETES AIR HINA..
LIHATLAH, BETAPA HEBATNYA ORANG-ORANG KAFIR MENYERANG KITA!
APAKAH ENGKAU TIDAK INGIN SYURGA?
WALAUPUN KAMU TIDAK TERBUNUH DALAM PERTEMPURAN
INGATLAH! BAWA PADA SUATU HARI NANTI KAMU AKAN MATI JUGA!
JANGAN KAU SANGKA HIDUP INI ABADI….
JIKA KAU MENGALAMI HAL SEPERTI KU
SEKARANG INI…
BARULAH KAU AKAN MERASAKAN
PENYESALAN INI…
BIARLAH SESAL INI MEMBEBANIKU ,
MENJADIKANKU MALU DIHADAN-NYA
NAMUN, SETIDAKNYA AKU
TUK HARI ESOK ….
JIHADMU PENANTIANKU, MERAIH DAN MERENGKUH
SEBAGAI TEBUSAN KEPADA RABBKU
YANG PADA GILIRANNYA KITA KAN BERSAMA KEMBALI BERKUMPUL DIBAWAH NAUNGAN KEAGUNGAN-NYA DAN BERLUMURKAN RAHMAT SERTA KASIH SAYANG-NYA ….
CAMKAN ITU…ANAKKU
JADILAH KAU KEBANGGAAN KU, HARAPANKU….
TUK MERAIH KEMBALI MAGFIRAH-NYA.
Bolehkah Berdo’a di Kuburan…..?,
Apa Hukumnya Kemenyan dan Mandi Kembang…?
By : Abu Faris Bantani_OBLAGH
Berdo’a, bertawasul, atau berdzikir, itu di mana saja, boleh tawasul dari rumah, di kamar, di masjid, atau di kuburan. Ketahuilah berdo’a di kuburan adalah sunnah Rosul Saw, beliau berdoa di pekuburan Baqi’, dan berkali-kali beliau selalu melakukannya. Dan Rosulullah Saw memerintahkan untuk mengucapkan salam pada ahli kubur dengan ucpan “Assalaamu’alaikum ahliddiyaar minal mu’miniin wal muslimiin, wainna insya Allah laahiquun,As alulla lana wa lakum aafiyah”.( Salam sejahtera atas kalian wahai pendudu-penduduk dari mu’minin dan muslimat, semoga kasih saying Allah atas yang terdahulu dan yang akan datang, dan sungguh kami insyaa Allah akan menyusul kalian)-Shahih Muslim Bab 35 hadits no. 974, 975, 976. *3 hadits dalam makna sama. Hadits ini menjelaskan bahwa Rosulullah bersalam pada ahli qubur dan mengajak mereka berbincang-bincang dengan ucapan sungguh kami isya Allah akan menyusul kalian.
Demikian pula tawassul, karena tawassul adalah doa kepada Allah, bila anda berziarah berdoalah kepada Allah, “wahai Allah, demi Ahlul Badr, atau demi Muhajiriin, atau demi Anshar, atau menyebut nama mereka sebagaimana Rosulullah Saw menyebut nama para Malaikat, toh doa ini ditujukkan pada Allah, berperantarakan ketaatan para hamba-hamba_Nya, memang manusia hidup dan mati, namun amal sholehnya tetap kekal.
Anda ingat peristiwa Nabi Adam as?, mengapa malaikat diperintah sujud pada makhluk ?,karena para Malaikat itu sujud pada Adam bukanlah untuk menyembah Adam, tetapi menyembah Allah…karena justru sujud kepada Adam itu merupakan ketaatan, namun apa yang dilakukan Iblis?, pada dasarnya Iblis hanya mau sujud pada Allah semata, takmau memuliakan orang yang dimuliakan Allah, dan jatuhlah ia kepada laknat Allah, maka orang yang tidak mau memuliakan orang yang dimuliakan Allah adalah para pengikut Iblis.
Wahai saudaraku janganlah alergi dengan kalimat syirik, syirik itu adalah bagi orang yang berkeyakianan ada tuhan lain selain Allah , atau ada yangh lebih kuat dari Allah , atau meyakini ada tuhan yang sama dengan Allah swt. Inilah makna syirik. Mereka yang berkemenyan, sesajen , dan lain sebagainya itu, tetap tak mungkin kita pastikan mereka musyrik, karena kita tidak tahu isi hatinya, sebagaimana Rosul Saw murka kepada Usamah bin Zeyd ra yang membunuh pimpinan laskar kafir yang telah terjatuh pedangnya, lalu dengan wajah yang tak serius ia mengucap syahadat, lalu Usamah membunuhnya, betapa murkanya Rosulullah Saw mendengan kabar itu…., seraya bersabda : APAKAH KAU MEMBUNUHNYA PADAHAL IA MENGATAKAN LAA ILAAHA ILLALLAH..?!, LALU Usamah berkata “Kafir itu hanya berusaha ingin menyelamatkan diri, wahai Rosulullah…” maka beliau saw bangkit dari duduknya dengan wajah merah padam dan membentak :”APAKAH KAU BELAH SANUBARINYA HINGGA KAU TAHU ISI HATINYA…. ??!, Usamah ra mundur dan Rosulullah terus mengulanginya ;”APAKAH KAU BELAH SANUBARINYA HINGGA KAU TAHU ISI HATINYA…??!”, hingga Usamah ra berkata :”Demi Allah dengan peristiwa ini aku merasa alangkah lebih indahnya bila aku baru masuk Islam hari ini…(maksudnya tak pernah membuat kesalahan seperti ini dalam keislaman ku). ( Shahih Muslim Bab 41 no. 158 dan hadits yang sama no 159)
Kita tak bisa menilai orang yang berbuat apapun dengan tuduhan syirik, dia berkomat-kamit dengan sesajen dan mandi sumur tujuh rupa dan segala macam kebiasaan kafir lainnya, ini merupakan adat istiadat biasa, tak mungkin kita mengatakan musyrik hanya karena melihat perbuatannya, kecuali ia berikrar melalui lidahnya. Satu contoh, seorang muslim mandi air kembang, berendam di air mawar, lalu menaruh keris di pinggangnya, lalu menyalakan kemenyan, lalu ia shalat, musyrikkah ia..?, dan orang lain mandi air shower, berendam di air hangat, menggunakan busa mandi, lalu menaruh pistol di pinggangnya, lalu menyemprotkan pewangi ruangan, lalu shalat, musyrikkah ia..?, apa bedanya ? keduanya melakukan kebiasaan orang kafir….
Kesimpulannya adalah, tidak ada kalimat musyrik bisa dituduhkan kepada siapapun kecuali dengan kesaksian lidahnya. Hati-hatilah dengan ucapan musyrik,bila seseorang muslim lalu musyrik, maka pernikahannya batal, istrinya haram dipergaulinya, jima dengan istrinya terhitung jinah, anaknya tak bernasab padanya, kewalian atas putrinya tidak sah, dan bila keluarganya wafat ia tidak mewarisi warisannya, ia diharamkan shalat,, diharamkan dikuburkan di pekuburan orang-orang muslimin.
Saran saya, berziarahlah kubur bila anda berkenan, dan palingkan pandangan dan sangka buruk dari mereka yang bertaburkan menyan dan kembang dlsb, jangan sesekali menuduh mereka musyrik, mungkin hati mereka msyrik tapi kita dimurkai Rosulullah bila menuduhnya seperti yang terjadi dengan shahabat beliau Usamah ra. Bila anda selesai berziarah, ada baiknya anda menyalami mereka dan dengan senyum hangat anda memberi hadiah Al Qur’an, dan katakanlah :” Wahai saudaraku, para sunan dan Wali Songo itu mempunyai kesenangan dan kegemaran, dan mereka akan senang bila saudara mengamalkan kegemaran dan kesenangan mereka “, pastilah serta merta akan bertanya dengan sigap…Apkah kegemaran dan kesenangan mereka…? Jawablah dengan lembut dan berwibawa :” Mereka siang malamnya asyik dengan Al Qur’an …pasti saudara akan disayangi mereka bahkan disayangi Allah bila asyik membaca Al Qur’an, nah…ini saya hadiahkan pada saudara, barang yang paling disayangi oleh para Wali dan Sunan..”.
Demikianlah jabaran tentang berdo’a di kuburan dan mandi kembang, membakar kemenyan. Dapat kita simpulkan dari pembicaraan kita di atas bahwa :
Wassalaamu ‘alaikum warohmatullhi wabarokaatuh….
ABU FARIS BANTANI_OBLAGH@YAHOO.COM
AKULAH SI PENDOSA ITU……..
TIDAK
KEMULYAAN INI RASANYA TELAH KUKOYAK SENDIRI
HANCUR LEBUR BERSAMA SIRNANYA KESUCIAN DIRI
OH..TUHAN …….
SEMUA ITU BUKANLAH KEHENDAKKU
NAFSU INILAH YANG TERBUAI HASUT
DIKALA BISIK ITU MENCOBA MERAYUKU
AKU TAKKUASA TUK MENGELAK DARINYA
HARI INI AKU TERBANGUN DARI MIMPIKU
KUSADARI HAL DARI SEMUA ITU
HINGGA KUYAKIN PINTU TOBAT SELALU MENANTIKU
KINI AKU HANYA BISA BERHARAP PELUKKAN HANGAT
DARI-MU SAMA SEPERTI DULU ….amiin

AL-FAQIR ; ABU FARIS BANTANI -OBLAGH
SUATU KETIKA AKAN TIBA SAATNYA
DIMANA AKU AKAN MEREGANGKAN NYAWA
KALA ITU MALAIKAT MELAKSANAKAN JANJI-NYA
TAK BERTANDA SEMUA
PEDIH MEMANG… SAKIT YANG NYATA…..
SETIAP PEMBULUH MENGELUH
SETIAP LEMBAR BULU BERKELU….
JANTUNGPUN MULAI MEMBISU…..
TAK TERDENGAR LAGI DETAKMU….
IRAMA KEHIDUPAN TELAH DIRENGGUT-NYA
DISAAT ITU TAK SATUPUN KUASA MENAHAN ITU
HANYA RINTIH LIRIH, BERJUTA SESAL TAK BERDALIH
KEMANAKAH ISTRIKU YANG SETIA MERAYUKU DIKALA KU SEPI
DIMANAKAH ANAKKU YANG SELALU JADI BUAH BIBIRKU KARENA BANGGAKU
MANA
LIHATLAH…….! MEREKA HANYA MENANGIS MENGIRINGI KEPEDIHAN KU..
OH……..ISTRIKU…..ANAK-ANAKKU, SAHABATKU, KAWANKU, SAUDARAKU……….
BUKAN KARENA ITU AKU TERHARU
KALAULAH SELAMA INI AKU MEMINTA DARIMU
IZINKANLAH SAAT INI AKU MEMOHON UNTUK TERAKHIR KALIKU
TOLONG KABARKAN MAAFKU, SAMPAIKAN SESALKU
MINTAKAN UNTUKKU
AMPUNAN PADA RABB-KU……….
OH…DUNIA….LAKNATLAH KAU
KAU PECUNDANGI AKU
KAU BUAT AKU MALU DIHADAPAN-NYA
SELAMA INI KAU RAYU AKU, KAU BELAI AKU NAMUN
TERNYATA….SEMUA ITU BOHONG ADANYA
KEMOLEKAN TUBUHMU MENJADIKAN LIAR NAFSUKU
HINGGA SIRNANYA KESUCIAN DIRI INI
YAA..ALLAH …TAK SANGGUP LAGI RASANYA
AKU MENGHARAP SYURGA-MU….TAK PANTAS LAGI KU TERTARIK DENGAN BIDADARI-MU
NAMUN….AKU YAKIN …AMPUNAN DAN RAHMAT-MU
TAK PERNAH TERHENTI BAGI HAMBA-MU